 forbes.com INILAH.COM, Jakarta - Sebuah penelitian menyebutkan bahwa aktivitas menguap itu ternyata 'berbahaya' karena akan berdampak penularan bagi orang-orang terdekat Anda. Benarkah? Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnalPublic Library of Science ONE mengungkapkan bahwa menguap merupakan sebuah bentuk ikatan empati yang terjadi di dalam sebuah kelompok sosial. "Kami ingin mencoba memahami faktor apa yang paling penting dalam mempengaruhi penularan menguap pada manusia. Sehingga kami mengumpulkan data selama satu tahun dari beberapa negara berbeda di dunia," ungkap peneliti Prof Elisabetta Palagi. Baca tulisan ini lebih lanjut |
No comments:
Post a Comment