AMBON (voa-islam.com) – Upaya penghilangan identitas Islam dari jaziratul muluk (nama asli Maluku) oleh kaum salibis sudah berjalan ratusan tahun dari zaman penjajahan Portugis dan Belanda sampai zaman sekarang ini.
Berbagai usaha dilakukan oleh kaum salibis pendengki tersebut, dari upaya genocida (pembantaian) sampai gerakan pemurtadan yang terorganisir dan sistematis. Peristiwa Idul fitri berdarah yang terjadi pada tanggal 19 januari 1999 hanyalah salah satu upaya dari kaum salibis untuk menghilangkan identitas Islam dari bumi Maluku.
Upaya pembantaian tersebut terus berlanjut sampai tahun 2002 yang kemudian diulangi kembali pada tahun 2004 dan dicoba lagi pada tanggal 11 September 2011 lalu. Baca tulisan ini lebih lanjut
No comments:
Post a Comment