
menanti jodoh
VIVAnews - Tak akan lari jodoh dikejar. Adagium itu mungkin berlaku bagi sejumlah pasangan. Tapi, tidak bagi warga Barwaan Kala, sebuah desa terpencil di wilayah Barat Bihar, India.
Warga Barwaan Kala tak bisa berdiam diri menanti jodoh datang di hadapan. Kondisi geografis desa yang terpencil membuat warga sulit bertemu pendamping hidup.
Lebih dari 100 pria dengan rentang usia 16 sampai 80 tahun hidup melajang. Sementara para wanita, lebih memilih tinggal bersama kerabat di luar desa dengan harapan menemukan jodoh terbaik. Para orangtua mayoritas melarang anak gadisnya menikah dengan pemuda setempat. Baca tulisan ini lebih lanjut
No comments:
Post a Comment