Lucy Hinks saat amsih sehat (kanan) bersama adiknya (daily mail)

VIVAnews - Mulanya Steve dan Pauline Hinks sangat percaya dengan pentingnya suntikan vaksin yang ditawarkan untuk melindungi putri mereka, Lucy, dari kanker serviks. Namun belakangan, mereka yakin suntikan itu justru menjadi biang penyakit misterius yang membuat Lucy tidur sampai 23 jam sehari.

Sebelum menerima vaksin, Lucy yang masih berusia 13 tahun sangat sehat, dan memiliki catatan prestasi yang cukup baik di sekolahnya. Namun, semua berubah setelah ia menerima suntikan Cervarix di sekolahnya.  Baca tulisan ini lebih lanjut